Saturday, 28 May 2011

Investasi media

Mencermati karakteristik konsumen kita bahwa 1 hal yang sangat mudah terlihat bahwa pasar kita senang dengan berita2/media yang bombastic, media sangat berperan untuk branding product,siapa yang mengusai media, dialah yang menguasai pasar, itulah slogan yang pas untuk prilaku konsumen kita, Awal 2000-an, kta masih melihat betapa perkasanya Honda dan Suzuki menguasai market share pasar motor di Indonesia, seolah sulit ATPM lain mengejar ketertinggalan yang begitu jauh dengan dua raksasa motor di nusantara.

Dalam perkembangan motoGP setelah hijrahnya sang juara _Valentino Rossi ke Yamaha. Momentum ini benar2 di manfaatkan YMKI untuk menjadikan VR sebagai icon Yamaha di Indonesia, berbagai media begitu gencar dengan branding seolah mengkampanyekan bahwa valentine rossi adalah Yamaha, dan motor Yamaha adalah motor nya sang juara, hingga berani menjadi sponsor acara motoGP selama 4 tahun berturut2 hingga hari ini walau sang maestro tlah di gantikan sang Juara baru J’Lorenzo, dan terbukti dengan kerja keras dan keberanian YMKI, icon momentum juara ternyata sangat pas di usung Yamaha, yang memang dalam 5 tahun ini begitu mendominasi kompetisi balap motor yang paling bergengsi di dunia. Hal ini berimbas pula dengan tim local di kompetisi balap dragrace nasional yang juga mendominasi juara nasional, dan kini Yamaha hanya terpaut tipis dengan Honda dalam perebutan pasar motor di nusantara yang 5 tahun lalu masih di bawah bayang2 suzuki.

Perang market motor memang begitu panas, setelah 2 ATPM besar hampir gulung tikar –Kymco,Kanzen- juga habis nya era motor cina, kini kembali selain satu demi satu motor cina kembali hadir, dengan mengusung motor nasional lah, motor teknologi jerman lah, Mm.. cape’ juga ATPM baru pun hadir siap menggempur pasar Indonesia walau memiliki segmen berbeda, kita bsa lihat Piagio vespa, juga motor mlaysia yang siap hadir. Kita tinggal melihat bagaimana seru nya psywar selanjut nya.

Langkah ATPM TVS yang mengusung merah putih sebagai simbol semangat kemenangan sangat tepat untuk branding di masyarakat, apalagi menjelang event sea games di jakarta, semoga konsistensi dan kualitas sebagai motor dunia terus di jaga, hingga pada akhirnya masyarakat pun bangga memilih TVS.

Mc.Grey ApacheB6425TSA


Wednesday, 25 May 2011

TMCI siap tempur

Semakin hari gebrakan TMCI membuat kita sebagai para followers TVS bangga, dan sangat yakin seiring berjalannya waktu TMCI akan mampu menembus salah satu dari 4 ATPM terbesar di indonesia, terbukti tahun 2010, data penjualan motor bebek TVS melewati penjualan Kasawaki, inilah jawaban dari keraguan para brother di nusantara yang banyak mengkritik kebijakan TVS mengedepankan bebek di Indonesia. Performa 2011 ini TMCI buat gebrakan bear dengan rekor muri 72jam nonstop TVS Tormax di sentul, serta iklan dengan icon yang sangat pas dengan mengusung tema merah putih, saya pribadi melihat ini sebuah kemajuan yang membanggakan tinggal melihat konsistensi dari iklan.
Salah satu masalah klasik TMCI adalah permasalahan dealer2 yang kian surut ritme nya hingga kebutuhan part yang sulit di beberapa daerah salahsatunya garut ini yang menjadi pr besar ATPM. namun kita harus pahami bahwa semua adalah proses di tengah keras nya iklim persaingan motor di Indonesia.

Perlahan tapi pasti, inilah hasil dari kerja keras rekan2 di ATPM TVS, bak bayi yang baru lahir tak mungkin langsung berlari dan loncat tinggi, kita harus pahami episode dari waktu ke waktu nya.
Semoga konsistensi yang berkesinambungan terus dijaga untuk tetap fokus menjadi besar, hingga tepat saat nya kita menyebut slogan TVS 'Now you can...'

TVS Motor
Everlasting pleasure...'

Tuesday, 24 May 2011

Sukseskan Jamnas


Jambore nasional 2011 akan menjadi ajang pertaruhan bagi TMC jakarta, karena di selain menjadi panitia selaku tuan rumah, juga pertaruhan untuk dapat menjadi momentum pemersatu antar chapter2 para pecinta TVS di nusantara. Inilah yang menjadi PR para rekan2 di TMC jakarta, ditengah menghadapi berbagai kritikan dari berbagai sudut, juga keterbatasan personel untuk menyukseskan jambore 2011. Namun semua adalah tantangan untuk menjadikan kita TMC Jakarta lebih baik.

Pada kesempatan ini saya coba lihat secara umum apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, serta hambatan dan kesempatan untuk menyukseskan Jambore nasional.

1. Strong / Kekuatan
Tak dapat di pungkiri bahwa kekuatan terbesar kita, adalah semangat yang kita bangun bersama, semangat kebersamaan akan menjadi ruh penggerak untuk sukses nya Jambore nasional.
Kedekatan dengan ATPM, baik secara area, juga secara hubungan mutalism, namun jangan diartikan tangan kita dibawah untuk meminta support, yang terpenting disini adalah dengan kedekatan yang baik dengan pihak ATPM dapat bersinergi lebih untuk susksesnya Jamnas 2011.

2. Weakness / Kelemahan
Salah satu kelemahan terbesar kita adalah konsistensi para anggota untuk bekerjasama membangun sebuah tim kecil demi suksesnya acara, konsistensi yang berkesinambungan dapat menjadi ikatan yang kokoh, ikatan yang kuat dapat mengalahkan segala masalah kita.

3. Opportunity
Salah satu kesempatan kita untuk menyukseskan Jamnas adalah Jakarta ini sendiri, karena di dalamnya terdapat banyak persh yang siap kita garap untuk menjadi sponsor, di dalamnya terdapat banyak chapter dari berbagai merk untuk menjadi audience follower acara kita, dan juga banyak alternative tempat untuk kongkow2
Dan yang terpenting adalah waktu yang masih 6 bulan bisa kita maksimalkan untuk bekerja, namun 6 bulan sangatah pendek jika melihat apa yang harus kita persiapkan matang.

4. Threat / Hambatan
Cuaca yang tak menentu, menjadikan jakarta rawan akan banjir, mengakibatkan macet di jalan2 ibukota. namun seganya bisa kita persiapkan dengan Plan A,B,C sehingga lebih siap menhadapi kondisi terburuk sekalipun.

Dengan ini kita lebih siap apa yang harus kita lakukan, Sukses nya Jamnas merupakan kebanggaan kita keluarga TMC Nasional, Di jakarta akan dipertaruhkan segalanya, tinggal bagai mana kita memilih posisi, akan menjadi pemain atau penonton yang hanya menonton dan berteriak di pinggir lapangan. Satukan tekad, bulatkan niat, relakan sedikit waktu, tenaga, bahkan dana untuk suksesnya Jamnas di jakarta, karena Brotherhood itu indah...'

Bravo TMC Jakarta...'

Saturday, 3 October 2009

Dear lovely sons..'

Berangkat seiring fajar berlalu, dan kembali di iringi lampu jalan yang mulai menerangi kemacetan jalan saat menjelang senja. dengan senyum Pekerjaan apapun rela kujalani dengan keyakinan mampu menjadi jalan rezeki untuk nya, senangnya dengan jerih ku mampu membuat mereka bahagia dengan makan makanan yang halal, setidaknya untuk hari ini.

Saya kan menjadi apapun untuknya,kadang menjadi srigala dengan auman yang keras membuatnya berteriak, sesekali menjadi kodok dengan melompat lucu, terkadang menjadi burung yang hinggap dari ranting satu ke ranting lain. ditengan lelahku saya tak akan bosan mendongeng apapun untuknya,walau sebanyak apapun yang saya dongengkan takkan membuatnya bosan, baginya saya adalah pendongeng terhebat,yang mampu membuatnya tertawa terbahak2, terkekeh2 terkadang membuatnya menjerit ketakutan hingga menagis mengeluarkan air mata.
Hilmy Faiz

Saya akan senantiasa mengecup kening, pipi dan ubun-ubun kepalanya di pagi, siang, dan malam hari. Sejak ia baru membuka matanya di waktu fajar hingga menjelang menutup mata. Bahkan saya bangunkan ia dengan beberapa kecupan hangat, agar senyum manisnya lah yang membuka paginya. Andai ia tahu, di setiap pertengahan malam saat ia terlelap dibuai mimpi pun akan selalu ada kecupan lembut menghangatinya. Saya lakukan itu agar sampai kapanpun ia takkan pernah lupa, ada sosok penuh cinta yang setiap tuturnya bermakna sayang, dan setiap dengusan nafasnya berarti kasih

Sobat, saya bukanlah sosok seorang ayah baginya namun lebih dari itu, saya kan menjadi teman dan sahabat terbaik untuknya, yang menyediakan hati sehamparan samudra untuk nya dan telinga sedalam bumi,yang selalu mendengar segala kesahnya yang menampung sebanyak air mata nya,yang bersama-sama tertawa di hari2bahagianya, dan bersedih saat ia bersedih, Dada ini setegar karang di laut yang siap menjadi tambatan kepalanya, dengan segunung persoalan yang dihadapinya.
Izanagi Azkasya Yusuf


Dalam setiap sujud dan tengadah jemari, namanya tak pernah alpa terucap. Sepanjang doa yang terlantun, tak pernah sekalipun namanya terlupa. Kepada Allah senantiasa terpinta agar seribu malaikat membimbing setiap jengkal langkahnya, agar sejuta cahaya tak pernah padam menerangi jalannya, dan tak terbilang tangan menjaganya dari jalan yang menyimpang. Tak jarang, airmata ini menetes tak tertahan memandang wajah polosnya, berharap tak banyak dosa yang mengotori perjalanan hidupnya, Kebahagiaannya, adalah kata kunci dalam setiap pinta saya kepada Allah.

Dialah sosok lucu yang saatnya kelak kan membesarkan namaku, yang meneruskan garis DNA ku, dan selalu menghibur dan merawat di hari saat segalanya dariku tlah melemah,dan dengan do'a nya aku tenang beristirahat di alam yang berbeda..

Sungguh, saya melakukan ini semua demi satu harapan. Kelak sampai kapan pun ia tak perlu mencari figur lain yang ia banggakan, tak sulit untuk menyebut sosok yang ia dambakan kehadirannya, yang ia tangisi kepergiannya. Karena, sampai kapan pun ia akan berkata kepada dunia, “Ayahku, Idolaku”.

Tuesday, 4 August 2009

Gerimis di Ibukota

Kawan2 Yth,

Tokoh idola masyarakat kelas menengah kebawah, Mbah Surip alias Surip Aryanto pagi tadi pukul 10.20 WIB di UGD RS Dik Diskes Kramat Jati, Jalan Raya Jakarta-Bogor, telah berpulang ke-Rahmatullah, meninggalkan kita semuanya untuk selama-lamanya. Lagu ciptaannya "Tak Gendong" melejit selama beberapa bulan terakhir, dilantunkan dimana-mana, di TV, Radion, dan diberbagai acara-acara entertainment. Ini memberikan rezeki yang berlimpah baginya. Dalam waktu dua bulan penayangan Ring Back Tone (RBT) lagu itu, Mbah Surip menerima penghasilan sekitar Rp 2 milyar, belum lagi hasil dari kemunculannya dalam berbagai acara TV dan Radio yang hampir tiap hari, sekadar untuk meramaian acara-acara itu.
Melejitnya lagu ciptaan Mbah Surip ini dimungkinkan karena memang kondisi masyarakat Indonesia saat ini cocok sekali dengan sifat lagu itu yang menggambarkan kesederhanaan, apa adanya dan tak dibuat-buat; sebuah sifat yang didambakan oleh kebanyakan orang Indonesia saat ini, ditengah hiruk-pikuknya para elit politik untuk berebut kekuasaan selama 5-tahun mendatang. Lagu itu diciptakan oleh Mbah Surip sekitar 20-tahun yang lalu dan tidak mendapatkan perhatian masyarakat di masa itu.
Walaupun masyarakat luas tahu bahwa Mbah Surip banyak berbohong tentang jati dirinya, seperti pernyataan bahwa Ia lulusan Universitas Petra Surabaya jurusan Kimia yang tidak ada, lalu lulus MBA jurusan filsafat yang juga tidak ada, serta bekerja di ladang-ladan minyak di luar negeri, namun masyarakat dapat mengerti dan memaafkannya, sebab itu adalah kembang-kembang citranya sebagai lambang masyarakat kecil yang berpuluh-puluh tahun berjuang dan menderita untuk mencari sesuap nasi.
Mbah Surip mengatakan bahwa lagu "Tak Gendong" diciptakannya saat Ia merantau di Amerika Serikat dibawah kolong Jembatan "The Golden Gate" San Francisco, USA. Ini hanyalah karangan Mbah Surip, sebab bahasa Inggrisnya yang gelepotan, kita jadi kurang yakin apakah Ia memang pernah benar-benar mengunjungi San Francisco.
Mbah Surip, lambang keberhasilan rakyat kecil yang penuh penderitaan sekarang telah tiada, meninggalkan kita semua untuk selamanya. Kita semua merasa kehilangan seorang tokoh idola yang lagu-lagu dan penampilannya dapat melegakan hati. Akan masih adakah seorang tokoh sederhana sekelas Mbah Surip yang muncul menggantiannya ditengah-tengah kita dalam waktu dekat ini?

Semoga ada penggantinya!
Wassalam,
S Roestam
http://refiew.wordpress.com