Monday, 20 June 2011

Trend motor selanjutnya

Pada awal tahun 2000-an TVS melakukan riset untuk rencana ekspansi company di asia tenggara, untuk pengembangan pabrik Negara kandidat saat itu ada 2 di pasaran antara Vietnam dan indonesia, namun melihat pasar indonesia saat itu begitu menggoda di banding Vietnam selain saat itu Vietnam telah ada piagio Italia yang telah lebih awal masuk. Akhirnya diputuskan untuk mengembangkan company di asia tenggara. Mulailah saat itu meakukan riset mengenai pasar terbaik untuk bidikan di asia tenggara, pada awal periode 2000-an sangat gencar di pasaran hingga menguasai marketshare motor nasional 70% hingga 75%, bahkan saat itu perkembangan matik yang saat itu di pelopori pabrikan Taiwan nyaris tak terlihat pergerakannya, karena yang terbentuk saat itu motor matic adalah motor wanita untuk kenyamanan di rumah dan pasar. Tak terpikir seluas sekarang.

Dengan dasar itulah TVS mulai mengembangkan pabrik TVS Indonesia di karawang dengan investasi yang tidak main2, 50jt dolar. Yang rencana untuk jangka pendek menjajaki asia tenggara. Pada tahun 2007 akhir dengan bangga TVS mengeluarkan bebek terbarunya dengan konsep bebek pintar dengan segala feature yang tak dimiliki motor lain, TVS NEO.2009 dengan TVS Rock nya, 2010 dengan NEO X3i Nya dan yang fenomena Tormax 150 nya., semua yang dikembangkan si kuda Hindustan ini adalah bebek berdasarkan riset awal nya di tahun 2000 - 2005, Antara tahun 2007 hingga 2011 telah berdiri puluhan dealer resmi di nusantara,bahkan ratusan bengkel kemitraan hingga pada tahun 2010 berhasil merebut pasar bebek sebanyak 5,6% menggeser Kawasaki di urutan ke empat. Sebuah lompatan yang cukup membanggakan menggeser posisi pabrikan jepang, karena memang Kawasaki sendiri sudah tidak melirik pasar motor bebek, dan mulai beraih ke segmen yang lebih sempit yaitu focus di kelas motor sporty dan racing.

Kini era bebek mulai ditinggalkan para penguasa pasar motor nusantara Honda Yamaha dan Suzuki, mereka mulai tergiur pasar matik yang sangat menjanjikan kedepan, terbukti Honda dengan 5 variant matik nya mulai dari Vario,beat,Scoopy,cv matic, serta yg terbaru spacy. Suzuki yang tak juga surut dengan pasar motor nya dengan mengeluarkan Hayate serta modifikasi 4 matik sebelum nya, Juga Yamaha yang perkasa sebagai penguasa pasar matic nya dengan mio nya yang hadir dengan berbagai variant. Sedang untuk bebek mulai di tinggalkan 1 persatu, dan pasar motor sport yg masih terlihat statis namun stabil dari tahun ke tahun. Bahkan di awal 2011 ini pabrikan Italia telah membangun ATPM di Indonesia dengan piagio nya dan juga mengusung konsep scootik bahkan lumayan berperstasi penjualannya di event PRJ 2011 ini.

Yang jadi pertanyaan sekarang apakan TVS akan tetap consistent dengan konsep bebek hebat nya atau mulai kembali menyusun strategi dengan menelurkan scootik, yg TVS sendiri di India telah memiliki Scooty pep untuk matic dan cukup sukses di India atau TVS Wego yang sempat di keluarkan pada saat event di Jakarta akhir 2010 lalu, atau bahkan akan berputar haluan ke pasar motor sport yang telah menjadi icon kesuksesan TVS dengan Apache dan Flame nya.

Namun yang terpenting sekarang adalah adalah membangun dan menguatkan serta memperbaiki jaringan di nusantara untuk lebih luas dan solid lagi.

Bravo TMCI,..

Monday, 13 June 2011

Fenomena MOCIN

Salah satu karateristik yang mudah terlihat dari stategi motor cina dalam menggaet pasar Indonesia adalah dengan mengadopsi product yang telah laku dan memiliki image yang kuat di masyarakat, namun sayang tidak di barengi dengan jaminan kualitas, spare part nya pun mengecewakan. Itulah yang terjadi pada awal era 2000an, puluhan merk cina mulai dari yang paling terkenal Jialing, jianse, zongsen, Gaza, Nasa, Fukuda, Sanex, Mmm pegel nga kehitung hadir dengan mengadopi merk ternama dari variant Honda Yamaha dan Suzuki yang telah menjadi raja motor di nusantara, sempat booming namun perlahan meredup dan satu persatu permisi karena pasar kecewa dengan kualitas yang sangat buruk.

Salah satu impact dari kelakuan motor cina ini pasar motor menjadi apatis dengan kemunculan motor2 baru, bahkan kanzen dan kymco yang notabene nya memiiki kualitas diatas motor cina pun ikut tergerus karena trauma masyarakat dengan motor cina. Dan inilah salah satu tantangan TVS motor membangun branding di Indonesia. ditengah masyarakat yang apatis, apalagi konsep pengembangannya pada variant bebek dan matic yang pasarnya begitu luas. Dan menjadikan masyarakan semakin mencari aman dengan semakin cinta pada product Jepang yang telah lama merajai pasar asia.

Yang paling menyebalkan salah satu mocin kini kembali hadir dengan stategi lama nya mengadosi merk terkenal, dengan dalih mengusung konsep Motor Eropa dan menjual nama Sach german, hadir dengan replica Honda CBR, Ducati monstac, dan desain2 racing yang luar biasa bagus tapi sayang di sayang lari nya nga sbanding dengan Honda supra X, bahkan Yamaha Vega R sekaipun, ,lucu nya pembeli nya nga ada yang pede dengan merk motor nya sendiri, dng nutup2in pakai stiping/striker Honda…halah cape deh.. lucu nya lagi nga mau disebut motor cina dalih. ‘ ini motor jerman pak’, Prett…. ‘

Sekali racun tetap racun. Dan mulai dari sekarang mari kita kampanyekan di masyarakat anti motor bajakan, anti motor cina, sadarkan masyarakat kita agar tidak selalu di bodohi dengan product2 yang tak berkualitas, jadikan masyarakat cerdas memilih kualitas, hingga tak menghambat Bajaj, TVS, Piagio dan motor2 hebat lain untuk ekspansi pasar di Indonesia. karena dengen dari blog sebelah Mocin cuma hidup di Indonesia dan di negeri nya sendiri.

Saturday, 28 May 2011

Investasi media

Mencermati karakteristik konsumen kita bahwa 1 hal yang sangat mudah terlihat bahwa pasar kita senang dengan berita2/media yang bombastic, media sangat berperan untuk branding product,siapa yang mengusai media, dialah yang menguasai pasar, itulah slogan yang pas untuk prilaku konsumen kita, Awal 2000-an, kta masih melihat betapa perkasanya Honda dan Suzuki menguasai market share pasar motor di Indonesia, seolah sulit ATPM lain mengejar ketertinggalan yang begitu jauh dengan dua raksasa motor di nusantara.

Dalam perkembangan motoGP setelah hijrahnya sang juara _Valentino Rossi ke Yamaha. Momentum ini benar2 di manfaatkan YMKI untuk menjadikan VR sebagai icon Yamaha di Indonesia, berbagai media begitu gencar dengan branding seolah mengkampanyekan bahwa valentine rossi adalah Yamaha, dan motor Yamaha adalah motor nya sang juara, hingga berani menjadi sponsor acara motoGP selama 4 tahun berturut2 hingga hari ini walau sang maestro tlah di gantikan sang Juara baru J’Lorenzo, dan terbukti dengan kerja keras dan keberanian YMKI, icon momentum juara ternyata sangat pas di usung Yamaha, yang memang dalam 5 tahun ini begitu mendominasi kompetisi balap motor yang paling bergengsi di dunia. Hal ini berimbas pula dengan tim local di kompetisi balap dragrace nasional yang juga mendominasi juara nasional, dan kini Yamaha hanya terpaut tipis dengan Honda dalam perebutan pasar motor di nusantara yang 5 tahun lalu masih di bawah bayang2 suzuki.

Perang market motor memang begitu panas, setelah 2 ATPM besar hampir gulung tikar –Kymco,Kanzen- juga habis nya era motor cina, kini kembali selain satu demi satu motor cina kembali hadir, dengan mengusung motor nasional lah, motor teknologi jerman lah, Mm.. cape’ juga ATPM baru pun hadir siap menggempur pasar Indonesia walau memiliki segmen berbeda, kita bsa lihat Piagio vespa, juga motor mlaysia yang siap hadir. Kita tinggal melihat bagaimana seru nya psywar selanjut nya.

Langkah ATPM TVS yang mengusung merah putih sebagai simbol semangat kemenangan sangat tepat untuk branding di masyarakat, apalagi menjelang event sea games di jakarta, semoga konsistensi dan kualitas sebagai motor dunia terus di jaga, hingga pada akhirnya masyarakat pun bangga memilih TVS.

Mc.Grey ApacheB6425TSA


Wednesday, 25 May 2011

TMCI siap tempur

Semakin hari gebrakan TMCI membuat kita sebagai para followers TVS bangga, dan sangat yakin seiring berjalannya waktu TMCI akan mampu menembus salah satu dari 4 ATPM terbesar di indonesia, terbukti tahun 2010, data penjualan motor bebek TVS melewati penjualan Kasawaki, inilah jawaban dari keraguan para brother di nusantara yang banyak mengkritik kebijakan TVS mengedepankan bebek di Indonesia. Performa 2011 ini TMCI buat gebrakan bear dengan rekor muri 72jam nonstop TVS Tormax di sentul, serta iklan dengan icon yang sangat pas dengan mengusung tema merah putih, saya pribadi melihat ini sebuah kemajuan yang membanggakan tinggal melihat konsistensi dari iklan.
Salah satu masalah klasik TMCI adalah permasalahan dealer2 yang kian surut ritme nya hingga kebutuhan part yang sulit di beberapa daerah salahsatunya garut ini yang menjadi pr besar ATPM. namun kita harus pahami bahwa semua adalah proses di tengah keras nya iklim persaingan motor di Indonesia.

Perlahan tapi pasti, inilah hasil dari kerja keras rekan2 di ATPM TVS, bak bayi yang baru lahir tak mungkin langsung berlari dan loncat tinggi, kita harus pahami episode dari waktu ke waktu nya.
Semoga konsistensi yang berkesinambungan terus dijaga untuk tetap fokus menjadi besar, hingga tepat saat nya kita menyebut slogan TVS 'Now you can...'

TVS Motor
Everlasting pleasure...'

Tuesday, 24 May 2011

Sukseskan Jamnas


Jambore nasional 2011 akan menjadi ajang pertaruhan bagi TMC jakarta, karena di selain menjadi panitia selaku tuan rumah, juga pertaruhan untuk dapat menjadi momentum pemersatu antar chapter2 para pecinta TVS di nusantara. Inilah yang menjadi PR para rekan2 di TMC jakarta, ditengah menghadapi berbagai kritikan dari berbagai sudut, juga keterbatasan personel untuk menyukseskan jambore 2011. Namun semua adalah tantangan untuk menjadikan kita TMC Jakarta lebih baik.

Pada kesempatan ini saya coba lihat secara umum apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, serta hambatan dan kesempatan untuk menyukseskan Jambore nasional.

1. Strong / Kekuatan
Tak dapat di pungkiri bahwa kekuatan terbesar kita, adalah semangat yang kita bangun bersama, semangat kebersamaan akan menjadi ruh penggerak untuk sukses nya Jambore nasional.
Kedekatan dengan ATPM, baik secara area, juga secara hubungan mutalism, namun jangan diartikan tangan kita dibawah untuk meminta support, yang terpenting disini adalah dengan kedekatan yang baik dengan pihak ATPM dapat bersinergi lebih untuk susksesnya Jamnas 2011.

2. Weakness / Kelemahan
Salah satu kelemahan terbesar kita adalah konsistensi para anggota untuk bekerjasama membangun sebuah tim kecil demi suksesnya acara, konsistensi yang berkesinambungan dapat menjadi ikatan yang kokoh, ikatan yang kuat dapat mengalahkan segala masalah kita.

3. Opportunity
Salah satu kesempatan kita untuk menyukseskan Jamnas adalah Jakarta ini sendiri, karena di dalamnya terdapat banyak persh yang siap kita garap untuk menjadi sponsor, di dalamnya terdapat banyak chapter dari berbagai merk untuk menjadi audience follower acara kita, dan juga banyak alternative tempat untuk kongkow2
Dan yang terpenting adalah waktu yang masih 6 bulan bisa kita maksimalkan untuk bekerja, namun 6 bulan sangatah pendek jika melihat apa yang harus kita persiapkan matang.

4. Threat / Hambatan
Cuaca yang tak menentu, menjadikan jakarta rawan akan banjir, mengakibatkan macet di jalan2 ibukota. namun seganya bisa kita persiapkan dengan Plan A,B,C sehingga lebih siap menhadapi kondisi terburuk sekalipun.

Dengan ini kita lebih siap apa yang harus kita lakukan, Sukses nya Jamnas merupakan kebanggaan kita keluarga TMC Nasional, Di jakarta akan dipertaruhkan segalanya, tinggal bagai mana kita memilih posisi, akan menjadi pemain atau penonton yang hanya menonton dan berteriak di pinggir lapangan. Satukan tekad, bulatkan niat, relakan sedikit waktu, tenaga, bahkan dana untuk suksesnya Jamnas di jakarta, karena Brotherhood itu indah...'

Bravo TMC Jakarta...'